CILEGON, SMK YPWKS — Mengawali hari dengan lantunan doa dan asma-asma agung Sang Pencipta senantiasa menjadi budaya positif yang mengakar kuat di SMK YPWKS Cilegon. Pada Kamis pagi (17/09/2026) mulai pukul 07.00 WIB, suasana lapangan upacara sekolah diselimuti kekhidmatan mendalam saat seluruh civitas akademika berkumpul melaksanakan agenda rutin pembacaan Asmaul Husna berjamaah dan doa bersama.

Kepemimpinan Percaya Diri Siswa Kelas X MP A di Hadapan Publik Sekolah

Pada pelaksanaan kali ini, giliran memandu jalannya apel pagi dan pembacaan 99 Asmaul Husna diamanahkan kepada para siswa Kelas X MP A (Konsentrasi Keahlian Manajemen Perkantoran A). Meski baru memasuki semester awal di jenjang SMK, para perwakilan kelas X MP A tampil dengan penuh percaya diri, kedisiplinan tinggi, dan artikulasi suara yang lugas serta merdu saat memandu seluruh peserta apel melafalkan bait demi bait asma Allah SWT melalui perangkat pengeras suara sekolah.

Kepemimpinan apel secara bergiliran antarkelas ini merupakan bagian dari kurikulum pembentukan karakter (character building) SMK YPWKS Cilegon untuk mengasah *public speaking*, keberanian tampil di depan umum, serta jiwa kepemimpinan peserta didik sejak dini. Didampingi oleh wali kelas dan jajaran guru program keahlian Manajemen Perkantoran, para siswa X MP A sukses menjalankan amanah tersebut dengan sangat baik dan tertib.

Harmoni Nilai Religius dan Digitalisasi Sekolah (Smart School)

Pemandangan menarik dan tertib terlihat jelas di barisan saf para siswa. Berseragam pramuka lengkap dan beralaskan terpal rapi di lapangan, para siswa tampak fokus memanfaatkan gawai pintar (*smartphone*) masing-masing untuk membaca teks panduan zikir Asmaul Husna digital serta doa harian.

Pemanfaatan gawai dalam kegiatan keagamaan ini menegaskan arah SMK YPWKS Cilegon sebagai institusi vokasi modern berbasis *smart school*. Di sekolah ini, teknologi digital tidak dihindari, melainkan diarahkan secara positif dan terstruktur untuk menunjang efisiensi belajar, pembiasaan literasi digital, sekaligus sarana peningkatan ketakwaan.

“Pembiasaan melantunkan Asmaul Husna di awal pagi adalah fondasi spiritual kami untuk menenangkan hati dan menyucikan niat belajar. Melalui pembacaan yang dipimpin bergantian oleh siswa, kami menanamkan rasa percaya diri, kepedulian bersama, dan keseimbangan antara kompetensi kejuruan dengan kemuliaan akhlak,” ungkap salah seorang dewan guru pembina usai kegiatan.

Menyiapkan Generasi Vokasi yang Unggul dan Berakhlak Mulia

Kegiatan keagamaan pagi kemudian diakhiri dengan pembacaan doa bersama memohon keberkahan, keselamatan, kelancaran belajar, serta kesuksesan bagi seluruh keluarga besar SMK YPWKS Cilegon dan Yayasan Pendidikan Krakatau Steel (YPKS). Menutup rangkaian agenda, para siswa berbaris bersalaman dengan bapak dan ibu guru secara takzim sebelum kembali ke ruang kelas dan laboratorium praktik masing-masing untuk memulai kegiatan belajar-mengajar dengan energi positif yang baru.

(Humas SMK YPWKS Cilegon)