CILEGON – smkypwkscilegon.sch.id — Suasana pagi di lapangan utama SMK YPWKS Cilegon terasa sejuk dan penuh kekhusyukan pada Selasa, 20 Oktober 2026. Ratusan peserta didik dari seluruh tingkat dan kompetensi keahlian berkumpul dengan tertib dan rapi, bersiap mengikuti agenda pembiasaan pagi yang telah menjadi tradisi sekolah: pelantunan Asmaul Husna (99 Nama Indah Allah SWT) secara berjamaah.

Kegiatan pembiasaan religius ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan SMK YPWKS Cilegon dalam membangun culture sekolah yang religius, beradab, dan berkarakter kuat — sejalan dengan standar manajemen mutu SNI ISO 21001:2018 (KAN & ENHAII Mandiri) serta nilai-nilai luhur Yayasan Pendidikan Krakatau Steel (YPKS).

Kelas X TM C Tampil sebagai Petugas Pelaksana

Pada putaran pembiasaan pagi kali ini, amanah sebagai petugas pemandu lantunan Asmaul Husna diemban oleh para siswa dari Kelas X TM C (Teknik Mesin C) di bawah bimbingan langsung Wali Kelas, Bapak Angga Pangestu, S.Pd., Gr.

Sejak pukul 06.45 WIB, para petugas dari Kelas X TM C telah bersiap dengan penuh tanggung jawab: menata susunan barisan peserta, memeriksa kesiapan pengeras suara, hingga memimpin pembacaan doa dan zikir pembuka. Lantunan asma-asma Allah SWT dibacakan dengan artikulasi tajwid yang merdu, serempak, dan penuh penghayatan, diikuti dengan tertib oleh seluruh peserta upacara pembiasaan.

📌 Rangkaian Kegiatan Pembiasaan Pagi

06.45 WIB — Peserta didik berbaris rapi per kelas di lapangan utama sekolah.

06.50 WIB — Pembacaan doa pembuka dan zikir bersama dipandu petugas Kelas X TM C.

07.00 WIB — Pelantunan 99 Asmaul Husna secara berjamaah dengan tempo dan tajwid yang tertib.

07.10 WIB — Amanat pembina mengenai adab, akhlak, dan penguatan karakter religius.

07.15 WIB — Doa penutup, penyampaian informasi sekolah, dan peserta kembali ke kelas masing-masing.

Membangun Karakter Religius Insan Vokasi

Pembiasaan Asmaul Husna merupakan bagian dari program penguatan pendidikan karakter (character building) yang dijalankan secara terjadwal setiap pekan. Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya dibiasakan untuk menghafal dan melafalkan asma-asma Allah, tetapi juga diajak untuk menghayati maknanya dalam kehidupan sehari-hari — menjadi pribadi yang jujur, sabar, disiplin, dan santun, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun di dunia industri kelak.

Seluruh dewan guru, staf tenaga kependidikan, serta jajaran pimpinan sekolah turut hadir berbaur mendampingi peserta didik di pinggir lapangan, memberikan teladan langsung tentang pentingnya kedekatan spiritual dalam membentuk generasi vokasi yang unggul dan berakhlak mulia.

“Pembiasaan Asmaul Husna adalah fondasi penting bagi anak-anak kami. Sebelum mereka menjadi teknisi yang kompeten, mereka harus lebih dulu menjadi pribadi yang berakhlak dan dekat dengan Sang Pencipta. Kami bersyukur Kelas X TM C bersama Bapak Angga Pangestu telah menjalankan amanah ini dengan sangat baik,” ujar pihak pimpinan sekolah.

Apresiasi untuk Kelas X TM C

Apresiasi setinggi-tingginya disampaikan kepada seluruh siswa Kelas X TM C yang telah menunaikan tugas dengan penuh tanggung jawab, serta kepada Bapak Angga Pangestu, S.Pd., Gr. selaku Wali Kelas atas bimbingan, keteladanan, dan dedikasinya dalam menanamkan nilai-nilai religius di lingkungan kelas.

Semoga kegiatan pembiasaan ini senantiasa istiqamah dan menjadi wasilah keberkahan bagi seluruh civitas akademika SMK YPWKS Cilegon. SMK BISA, SMK HEBAT, SMK YPWKS BISA HEBAT!