Siswa Kelas XII SMK YPWKS Cilegon ikuti pelatihan pengelasan intensif di BBPVP Serang guna mengasah keterampilan teknik las berstandar industri dan persiapan sertifikasi BNSP.
SERANG, ypkrakatausteel.or.id — Dalam rangka memperkuat kompetensi vokasi dan kesiapan kerja lulusan menghadapi dinamika industri manufaktur nasional, siswa-siswi Kelas XII SMK YPWKS Cilegon (khususnya konsentrasi keahlian Teknik Mekanik Industri dan Pengelasan) mengikuti program Pelatihan Pengelasan Intensif bertempat di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Banten.
Program pelatihan terstruktur ini dirancang khusus guna memberikan pengalaman praktik langsung dengan standar peralatan industri modern. Selama pelatihan di workshop BBPVP Serang, para siswa memperdalam penguasaan teknik pengelasan pelat pada berbagai posisi sambungan—mencakup teknik pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Welding) dan GMAW/MIG-MAG (Gas Metal Arc Welding) yang menjadi standar utama di industri baja, manufaktur, dan perkapalan.
Pelatihan di BBPVP Serang tidak hanya menitikberatkan pada kemahiran tangan (welding skill), tetapi juga penanaman disiplin Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang ketat. Siswa dilatih untuk membiasakan diri menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap berstandar K3—mulai dari kedok/helm las otomatis, sarung tangan las berbahan kulit tebal, hingga pakaian kerja lapangan tahan panas.
Melalui pembekalan intensif ini, diharapkan para siswa Kelas XII SMK YPWKS tidak hanya meraih nilai kelulusan yang membanggakan, tetapi juga memiliki portofolio kompetensi dan sertifikasi BNSP yang diakui oleh dunia usaha dan dunia industri (DUDI), khususnya di kawasan industri Cilegon dan sekitarnya.





