Pendidikan tidak hanya terjadi di dalam ruang kelas. Menyadari hal tersebut, SD Islam Al Azhar 40 Cilegon baru-baru ini menggelar kegiatan outbound edukatif yang dirancang khusus untuk mengasah life skill (keterampilan hidup) para muridnya.
Bukan sekadar bermain di alam bebas, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam membentuk generasi yang beradab, mandiri, dan cekatan.
Di usia sekolah dasar, anak-anak membutuhkan stimulasi fisik dan mental yang seimbang. Melalui outbound, teori-teori tentang kerjasama dan kemandirian yang dipelajari di sekolah dipraktikkan secara langsung di lapangan.
Beberapa poin utama pengembangan life skill dalam kegiatan ini meliputi:
Suasana riuh rendah penuh tawa pecah saat para murid mulai melewati berbagai pos rintangan. Guru-guru pendamping bertindak sebagai fasilitator, memastikan keamanan sekaligus memotivasi mereka yang ragu-ragu untuk melangkah.
"Kegiatan ini sangat efektif untuk melihat potensi kepemimpinan anak-anak yang mungkin tidak muncul di kelas. Mereka belajar bahwa untuk sukses, mereka butuh satu sama lain," ujar salah satu guru pendamping.
Harapannya, setelah pulang dari kegiatan ini, para murid SD Islam Al Azhar 40 Cilegon tidak hanya membawa cerita seru, tetapi juga membawa perubahan sikap. Mentalitas "pantang menyerah" dan "peduli sesama" diharapkan menjadi bekal berharga dalam perjalanan akademik maupun kehidupan sehari-hari mereka.